{"metadata":{"kode_dssd":null,"nama":"Rasio konektivitas lalu lintas dan angkutan jalan","satuan":null,"urusan":"PERHUBUNGAN","opd":"DINAS PERHUBUNGAN","jenis_data":"RPJMD","ketersediaan":null,"prioritas":false,"iku":false,"pk":false,"spm":false,"konsep":"Rasio konektivitas lalu lintas dan angkutan jalan","definisi":"Rasio konektivitas lalu lintas dan angkutan jalan adalah parameter yang digunakan untuk mengukur tingkat aksesibilitas antara wilayah-wilayah melalui perbandingan jarak yang ditempuh dengan jarak optimal.","klasifikasi":"kabupaten","interpretasi":"semakin tinggi rasio konektivitas, semakin baik aksesibilitas masyarakat ke berbagai destinas","metode":"(jumlah trayek yang dilayani pada kab. X bobot trayek) dibagi jumlah kebutuhan trayek pada kab. Tersebut","ukuran":"Rasio","tgl_input":"2024-08-22","tgl_update":"2024-08-22"},"time_series":[{"tahun":2020,"capaian":null,"target":null,"keterangan":null},{"tahun":2021,"capaian":null,"target":null,"keterangan":null},{"tahun":2022,"capaian":null,"target":null,"keterangan":null},{"tahun":2023,"capaian":null,"target":null,"keterangan":null},{"tahun":2024,"capaian":null,"target":null,"keterangan":null},{"tahun":2025,"capaian":null,"target":null,"keterangan":null},{"tahun":2026,"capaian":null,"target":null,"keterangan":null}]}