SCORE EVALUASI KELEMBAGAAN PERANGKAT DAERAH
i Metadata Indikator
Satuan
Skor
Kode DSSD
7
Urusan / Bidang
SEKRETARIAT DAERAH
OPD Penghasil
SEKRETARIAT DAERAH
Kode Unit Kerja
4.1.0.0.0.0.01.4.1.01.2.13
Definisi & Metodologi
Klasifikasi
Kabupaten
Konsep
skor adalah nilai : hasil pekerjaan memberikan angka yang diperoleh dengan jalan menjumlahkan angka- angka bagi setiap butir soal yang oleh testee telah dijawab dengan betul.
Definisi
Skor evaluasi kelembagaan adalah nilai yang didapatkan dari hasil penilaian kinerja dan efektivitas suatu lembaga. Skor ini dapat digunakan untuk mengetahui sejauh mana lembaga tersebut mampu memenuhi kebutuhan internal dan beradaptasi terhadap perubahan eksternal.
Cara Interpretasi
1. Peringkat Komposit 5 (P-5) Skor 81-100 : Mencerminkan bahwa dari sisi struktur dan proses, organisasi dinilai tergolong sangat efektif. Struktur dan proses organisasi yang ada dinilai mempunyai kemampuan sangat tinggi untuk mengakomodir kebutuhan internal organisasi dan sangat mampu beradaptasi terhadap dinamika perubahan lingkungan eksternal organisasi 2. Peringkat Komposit 4 (P-4) Skor 61-80 : Mencerminkan bahwa dari sisi struktur dan proses, organisasi dinilai tergolong efektif. Struktur dan proses organisasi yang ada dinilai mampu mengakomodir kebutuhan internal organisasi dan mampu beradaptasi terhadap dinamika perubahan lingkungan eksternal organisasi. Namun struktur dan proses organisasi masih memiliki beberapa kelemahan minor yang dapat segera diatasi segera apabila diadakan perbaikan melalui tindakan rutin yang bersifat marjinal. 3. Peringkat Komposit 3 (P-3) Skor 41-60 : Mencerminkan bahwa dari sisi struktur dan proses, organisasi dinilai tergolong cukup efektif. Struktur dan proses organisasi yang ada dinilai cukup mampu mengakomodir kebutuhan internal organisasi dan cukup mampu beradaptasi terhadap dinamika perubahan lingkungan eksternal organisasi. Namun struktur dan proses organisasi memiliki berbagai kelemahan yang dapat menyebabkan peringkatnya menurun apabila organisasi tidak segera melakukan tindakan korektif secara sistematik. 4. Peringkat Komposit 2 (P-2) Skor 21-40 : Mencerminkan bahwa dari sisi struktur dan proses, organisasi dinilai tergolong kurang baik. Struktur dan proses organisasi yang ada dinilai kurang mampu mengakomodir kebutuhan internal organisasi dan kurang mampu beradaptasi terhadap dinamika perubahan lingkungan eksternal organisasi. Di samping itu, struktur dan proses organisasi dinilai memiliki berberapa faktor kelemahan serius, baik faktor kelemahan yang bersifat parsial dan berdiri sendiri maupun yang bersifat terkait satu sama lain dan pengaruh negatifnya bersifat simultan. Berbagai kelemahan ini apabila tidak dilakukan tindakan korektif yang efektif berpotensi memperburuk peringkat organisasi sampai ke kondisi terburuk. 5. Peringkat Komposit 1 (P-1) Skor 0-20 : Mencerminkan bahwa dari sisi struktur dan proses, organisasi dinilai tergolong tidak baik. Struktur dan proses organisasi yang ada dinilai tidak efektif dan tidak mampu mengakomodir kebutuhan internal organisasi serta tidak mampu beradaptasi terhadap dinamika perubahan lingkungan eksternal organisasi. Di samping itu, struktur dan proses organisasi dinilai memiliki banyak faktor kelemahan yang sangat serius, baik faktor kelemahan yang bersifat parsial dan berdiri sendiri maupun faktor kelemahan yang bersifat terkait satu sama lain dan pengaruh negatifnya bersifat simultan. Berbagai kelemahan ini apabila tidak dilakukan tindakan korektif yang bersifat total (perombakan total struktur organisasi dan proses organisasi) berpotensi membahayakan kelangsungan organisasi.
Metode Pengumpulan
Penjumlahan
Ukuran / Rumus
Penjumlahan
Catatan Lainnya
1
Grafik Capaian Per Tahun
2020 โ 2026 ยท Satuan: Skor
Data Capaian Per Tahun
| Tahun | Capaian |
|---|---|
| 2026 | โ |
| 2025 | โ |
| 2024 | โ |
| 2023 | โ |
| 2022 | โ |
| 2021 | โ |
| 2020 | โ |